Senin, 14 Maret 2011

Alam dan Manusia

Tema : Manusia & Kebudayaan

Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya, “Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?’ Dan sungai itu menjawab, ‘Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia-siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk.”
Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya, “Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?”
Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku, dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata, “Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain, sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.”
Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak
pepohonan dengan rona mahkota. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, ‘Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?’
Sumber : Buku Kahlil Gibran

Kasih Sayang dan Persamaan

Tema : Manusia & Cinta Kasih

Sahabatku yang papa, jika engkau mengetahui, bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan, maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu.
Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran.
Bergembiralah, sahabatku yang papa, kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.
Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.
Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan? masa depan. Antara tidur dan jaga, di luar fajar merekah.
Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api
keagungan jiwa, sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan.
Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.
Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata.? Orang-orang papa yang
kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.
Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya, dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.
Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. Dan dukacita yang kausandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan.
Sumber : Buku Kahlil Gibran (Dari ‘Suara Sang Guru’)

Jumat, 18 Februari 2011

Konsep Ilmu Budaya Dasar dalam Kesastraan

Pengertian konsep
Secara umum konsep adalah suatu abstraksi yang menggambarkan ciri-ciri umum sekelompok objek, peristiwa atau fenomena lainnya. Seorang peneliti yang bernama Woodruff mendefinisikan konsep sebagai berikut: (1) suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna, (2) suatu pengertian tentang suatu objek, (3) produk subjektif yang berasal dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek-objek atau benda-benda melalui pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda). Pada tingkat konkrit, konsep merupakan suatu gambaran mental dari beberapa objek atau kejadian yang sesungguhnya. Pada tingkat abstrak dan komplek, konsep merupakan sintesis sejumlah kesimpulan yang telah ditarik dari pengalaman dengan objek atau kejadian tertentu.
Pengertian budaya
Secara umum pengertian budaya adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan
1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
4. Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budaya daerah dan budaya nasional.

Jadi KONSEP ILMU BUDAYA DASAR DALAM  KESASTRAAN adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.


Kamis, 17 Februari 2011

Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat di Kawasan Pecinan Semarang

Tema : Manusia & Kebudayaan

Kependudukan
Penduduk yang tinggal di kawasan Pecinan Semarang ini adalah warga keturunan Cina yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu :
  • Masyarakat Cina totok yang masih berorientasi pada kebudayaan aslinya, dan mempunyai keterkaitan dengan leluhur serta  adat-istiadat dari negara asalnya.
  • Masyarakat Cina  peranakan, yang sudah melebur dalam budaya lokal, dan sudah kehilangan identitas aslinya serta mengalami pergeseran dalam budaya dan tata nilainya.
Secara umum penduduk di kawasan pecinan ini terbagi menjadi sebagai berikut :
  • Penduduk asli yang telah menetap di kawasan Pecinan ini sejak lahir dan memiliki kapling di kawasan tersebut dari warisan leluhurnya.
  • Penduduk asli yang telah menetap di kawasan Pecinan ini sejak lahir, namun hanya menggunakan kaplingnya sebagai tempatberdagang atau toko, sedang tempat tinggalnya berada di luar Pecinan.
  • Penduduk yang tidak tetap, mereka tidak tinggal menetap di kawasan Pecinan ini. Hanya karena pekerjaannya mereka berada di kawasan Pecinan ini, misalnya buruh kerja atau pedagang non –permanen di pasar.
Kepercayaan dan Religi
Religi masyarakat etnis Tiong hoa selalu dipengaruhi oleh pemujaan terhadap arwah leluhur dan tiga ajaran utama, yaitu ; Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhism. Sebagian besar masyarakat asli kawasan Pecinan Semarang masih menganut kepercayaan Tri Dharma (Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhism). Ketiga ajaran tersebut terkait erat dan saling melengkapi. Dan, bagi etnis Tiong hoa pada umumnya, religi mencakup kepercayaan terhadap dewa-dewa local dan roh-roh; hal tersebut mempengaruhi keseharian mereka.
  1. Ajaran  Konfusianisme
Pokok ajaran Konfusius atau Kong Hu Chu adalah untuk menyelamatkan dunia melalui pengajaran moral etika terhadap manusianya. Mereka diarahkan agar berusaha menyempurnakan serta menyucikan hati serta pikirannnya menuju keseimbangan yang harmonis, ajaran konfusius mewajibkan :
Adanya pemujaan terhadap T’ian
T’ian atau Tuhan menjadi awal atas sumber segala kesadaran alam semesta. Konsep Konfisius terhadap T’ian bersifat ke Tuhanan dan alam.
Pemujaan terhadap arwah leluhur
Bagi etnis Tiong hoa, pemujaan terhadap leluhur mengingatkan mereka akan asal-usulnya. Dengan menghormati arwah leluhur mereka percaya bahwa anggota keluarga yang masih hidup akan senantiasa dilindungi, oleh sebab itu sangat penting bagi merekauntuk tetap menjalin hubungan baik dengan arwah leluhur. Pemujaan terhadap arwah  leluhur di pandang sebagai bakti anak terhadap leluhur.
Penghormatan terhadap Konfusius
Konfisius dihormati sebagai guru besar yang telah berjasa menempatkan ajaran moral dan spiritual bagi etnis Tiong hoa.
  1. Ajaran Taoisme
Taoisme merupakan dasar pikiran budaya orang Cina. Tokohnya adalah Lao Tze yang menulis kitab Dao De Jing yang menjadi inti ajaran Taoisme. Taoisme menekankan ajarannya pada hidup mengikuti kehendak alam, hakekat keharmonisan antara kehidupan langit (alam gaib) dengan kehidupan di bumi dan manusia (alam, dunia nyata). Taoisme mengajarkan upacara untuk mencapai kesempurnaan hidup yang bertemapt di Klenteng. Inti ajaran Taoisme adalah selalu berusaha untuk mengikuti kehendak alam, ajaran Tao mengatur secara hierarkis arah-arah mata angin yang penting:
  • Arah Timur sama dengan musim panas bersimbol warna merah
  • Arah Barat sama dengan musim gugur berrsimbol warna putih
  • Arah Utara sama dengan musim dingin bersimbol warna hitam
  • Arah Selatan sama dengan musim semi bersimbol warna biru
  1. Ajaran Buddhism
Ajaran Buddhism yang paling menonjol adalah kepercayaan adanya hidup setelah mati (reinkarnasi). Alam semesta memiliki tingkatan hirearkis, yaitu pemutasian kekuatan Yin (wanita/kegelapan) dan Yang (pria/terang) dan kombinasi lima elemen alam, yaitu: logam, kayu, api, air, dan tanah/bumi.

PERSAHABATAN

Tema : Manusia & Cinta kasih

Bila seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan dia? menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam? persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika? kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.
Sumber : Buku Kahlil Gibran

Jumat, 28 Januari 2011

Menko Kesra : Pemerintah Berupaya Tingkatkan Keseejahteraan Guru

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO - Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono mengatakan, Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru di masa mendatang. "Kami berkeinginan kuat untuk tetap meningkatkan kesejahteraan guru," katanya di Gorontalo, Jumat (28/1), saat membuka Konferensi Kerja Nasional (Kongkernas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di daerah tersebut.

Menkokesra mengatakan, melalui peningkatan kesejahteran guru yang sedang diupayakan Pemerintah itu diharapkan mampu memberi motivasi dan kinerja terbaik bagi perkembangan pendidikan di masa mendatang. Agung Laksono mengatakan, salah satu bukti upaya pemerintah meningkatkan kesejahteran guru adalah melalui sertifikasi. Ini sebagai bentuk peningkatan kinerja, di samping juga memajukan kualitas guru.

"Melalui sertifikasi ini diharapakn guru mampu meningkatkan kinerja terbaik untuk memajukan kualitas pendidikan tanah air," tambah Agung Laksono.
Dia menambahkan, pendidikan yang berkualitas merupakan instrument penting dari Index Pembanguan Manusia (IPM). Selain itu, tingkat kesehatan, dan ekonomi turut mempengaruhinya. Oleh karena itu, katanya, melalui Kongkernas ini diharapkan PGRI memberikan rekomendasi untuk pemerintah, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas di masa mendatang.

"Kami berharap, Kongkernas PGRI ini mampu memberikan rekomendasi bagi peningkatan kualitas guru, dan yang terpenting juga untuk kemajuan pendidikan nasional," kata Agung.
Red: Djibril Muhammad
Sumber: Antara


Menurut saya :
Saya sangat setuju sekali dengan apa yang dikatakan oleh bapak Menkokesra Agung Laksono, bahwa pemerintah harus berupaya meningkatkan kesejahteraan & kualitas guru di Indonesia. Karena saya rasa guru-guru/tenaga pengajar di Negara kita ini perlu mendapatkan kesejahteraan yang layak. Agar pendidikan di Negara kita ini menjadi lebih baik lagi. Lagipula guru-guru di Negara kita ini juga telah banyak memberikan ilmunya dengan Cuma-Cuma kepada anak didik mereka disekolah-sekolah di Indonesia ini, hanya untuk melihat anak didik mereka kelak akan menjadi anak yang berhasil & berguna bagi nusa &bangsa. Oleh sebab kita juga harus mendukung langkah yang dilakukan oleh pemerintah, supaya berjalan dengan lancar.  Dan saya rasa pemerintah sebaiknya juga terus mengusahakan kesejahteraan guru di negri kita ini, agar kualitas & mutu pendidikan kita di masa yang akan datang menjadi semakin baik lagi. Semoga saja kesejahteraan bagi guru-guru ini bisa tercapai & dapat memajukan pendidikan di negeri kita ini.

Kamis, 27 Januari 2011

Indonesia-IRRI Kembangkan Benih Padi Tahan Perubahan Iklim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Pertanian dan Lembaga Riset Padi Internasional (IRRI) bekerjasama untuk mengembangkan benih unggul padi yang tahan hama penyakit maupun ancaman lingkungan. Menteri Pertanian, Suswono, di Jakarta, Kamis, mengatakan, kerjasama  itu sebagai salah satu upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim saat ini.

"Pengembangan varietas baru tersebut ditekankan untuk memperoleh jenis-jenis padi yang mampu memanfaatkan ketersediaan air yang terbatas, berdaya saing tinggi terhadap gulma dan toleran kekeringan agar dapat dikembangkan di lahan tadah hujan," katanya.

Selain itu, tambahnya, usai penandatanganan kerjasama penelitian antara Indonesia dengan IRRI, juga untuk memperoleh jenis padi yang lebih efisien menyerap pupuk dan menghasilkan beras bernilai gizi tinggi terutama kandungan mineral dan vitamin.

Salah satu dari kerjasama sama tersebut, lanjut Mentan, saat ini sedang merintis varietas yang memiliki kandungan vitamin A yang tinggi yakni varietas unggul padi Golden Rice.  "Mudah-mudahan dalam dua tahun ke depan, muncul varietas Golden Rice sehingga bisa mendukung ketahanan pangan dan menambah cadangan pangan di negara kita", katanya.
Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara

Menurut saya :
Kerjasama yang dilakukan oleh Kementrian Pertanian & Lembaga Riset Padi Internasional (IRRI) untuk membuat benih padi yang tahan terhadap serangan hama ini cukup baik ya. Karna hal  itu dapat membuat produksi beras di Negara kita ini menjadi lebih baik lagi. Dan juga dapat meningkatkan perekonomian yang baik untuk para petani. Selain itu juga, dari pengembangan benih padi yang tahan terhadap hama ini didapatkan hasil beras yang sangat berkualitas yang mengandung banyak gizi,mineral & vitamin yang baik untuk tubuh kita. Oleh karna itu, sebaiknya kerjasama seperti ini terus dilakukan agar tercipta hasil-hasil yang lebih memuaskan lagi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dan kita juga harus lebih menghargai para petani-petani yang menanam padi di sawah, yang dapat menghasilkan beras yang berkualitas tinggi ini.